Judul: Rajin Pangkal Sukses Penulis: Ludwig Suparmo Ukuran: 15.5 x 23 cm Tebal: 90 halaman Tahun: 2026 Harga: Rp. 0,- Sinopsis: Malas adalah antonim, lawan kata, rajin. Banyak diantara kita meski ingin lebih rajin, namun tetap lebih tertarik mengikuti sikap bermalas-malasan. Ada pula yang membenarkan bahwa perlu istirahat, perlu menunda tugas, maka terbawa dalam suasana bermalas-malasan. Sering tanpa sadar, menunda pekerjaan dan bermalas-malas menjadi kenikmatan, jadi sulit untuk tidak mengikuti kebiasaan enak ini. Betulkah enak? Kemudiannya malah menyesal? Sesal dulu pendapatan, sesal kemudian tak ada gunanya! Bagaimana agar tidak malas? Inilah buku motivasi agar memulai hidup, kebiasaan agar rajin. Buku ini tidak hanya sekadar motivasi, atau nasehat agar melepaskan kemalasan, tidak hanya nasehat agar menjadi rajin. Isi buku ini sudah menjadi pengalaman hidup banyak orang yang berhasil, tidak hanya akan, sudah terbukti dengan mengikuti anjuran dan dengan bacaan menyenangkan sudah menjadikan banyak orang menuju jalan sukses.
0 Comments
Judul: Kesalehan Digital ISBN: 978-623-88180-2-0 E ISBN: 978-623-89801-7-8 (PDF) Penulis: Edy M. Yakub Editor: Adhika Prasetya Kusharsanto Ukuran: 15 x 23 cm Tebal: 160 halaman Tahun: 2023 Harga: Rp. 115.000 Sinopsis: "Kejahatan terjadi di mana-mana, termasuk di dunia digital. Fitnah ada di mana-mana, termasuk di dunia digital. Kekejaman ada di mana-mana, pun di dunia digital. Buku Kesalehan Digital karya Edy M. Yakub ini, menjadi embun yang sejuk di tengah semuanya itu..." -- H. Dahlan Iskan. Tokoh pers/DI's Way/Jawa Pos/mantan Menteri BUMN “Sekarang, kita sedang sakit, memasuki wilayah siber digital tidak membekali diri dengan wisdom digital era, sehingga kita terjebak digital primitive culture, memanfaatkan era digital secara primitif. Ciri khasnya, mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan, membunuh karakter manusia, jauh dari kebenaran, sehingga seenaknya sendiri, karena itu kita perlu membekali diri dengan baik (wisdom digital era). Nah, buku karya Edy M. Yakub ini adalah salah satu bekal itu”. --Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Nuh, DEA. Mantan Ketua Dewan Pers/Menkominfo/Mendikbud/ITS "Fenomena ujaran kebencian dan perundungan sudah menjadi trend global, yang terus meningkat. Anonimitas di platform media sosial menyebabkan banyak orang merasa aman saat menghujat, menghina, dan mencaci maki dengan berdalih sebagai bentuk kritik. Parahnya, komentar negatif tersebut dilakukan demi mendapatkan like, terlihat keren, atau mengikuti tren, tanpa mengetahui apa inti permasalahannya. Maka dari itu, masyarakat harus terus diedukasi, bagaimana cara menggunakan media sosial dengan bijak dan bertanggung jawab. Disinilah buku Kesalehan Digital oleh Edy M. Yakub ini menjadi penting bahwa batasan-batasan dalam berpendapat atau berekspresi itu perlu untuk menghormati, bukan bebas untuk menyalahkan" --Hj. Khofifah Indar Parawansa. Gubernur Jawa Timur/mantan Mensos/mantan Jubir Gus Dur “Tantangan merawat harmoni adalah kabar bohong dan (ujaran) permusuhan, yang hanya demi kekuasaan (lima tahunan). Kita butuh pemimpin yang mau meninggalkan kebencian dan permusuhan (hanya untuk menang-kalah), dan mau menatap Indonesia Emas 2045” --Ning Hj. Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid. Psikolog/UGM/Putri sulung Gus Dur Judul: Berbohong Belum Tentu Bohong ISBN: 978-623-95533-9-5 Penulis: Oktastika Badai Nirmala & Kartikanita Widyasari Ukuran: 15 x 23 cm Tebal: 104 halaman Tahun: 2022 Harga: Rp. 82.000 Sinopsis: “Pembahasan tentang perilaku kebohongan dan perilaku kejujuran di dalam buku ini dikupas dengan lugas dan asyik oleh Oktastika dan Kartika Nita dengan Bahasa yang fun dan membumi, sehingga mudah dipahami oleh semua kalangan. Pembaca akan ketagihan membacanya berulang-ulang.” --- Guruh Taufan, Founder Statement Analysis Indonesia, Penulis Buku Statement Analysis – Pendeteksi Kebohongan Paling Dahsyat “Satu dari banyak “Ilmu Rumah Tangga” yang perlu Anda pelajari adalah yang tersajikan dalam buku ini. Jadikan buku ini sebagai bacaan berdua dengan pasangan Anda, dan rasakan kehidupan cinta bersama pasangan Anda, akan lebih hebat dari sebelumnya.” --- Yohan Wibisono, Motivator – JagoanClosing.com “Buku ini menambah ilmu buat saya juga nih, karena saya juga baru tahu kalau basa-basi termasuk salah satu kebohongan, padahal saya sering melakukan basa-basi Ketika bertemu klien. Kemudian baru tahu jika ada orang yang senang dibohongi, mungkin saking tidak maunya menerima kenyataan. Dan, yang mengejutkan, menurut survei, orang berbohong 2-3 kali dalam waktu 10 menit.” --- Meity Piris. Ibu rumah tangga, MC Event, Presenter TV & Founder Speak Up’s School for Public Speaking. Judul: Berbekallah...! 40 Anju Spiritual Haji ISBN: 978-623-95533-3-3 Penulis: Prof. DR. HM. Amin Syukur, MA & M. Zahri Johan, M.Pd Ukuran: 17 x 24 cm Tebal: 334 Halaman Tahun: 2021 Harga: Rp. 162.700 Sinopsis: Berbekal dalam haji merupakan perintah langsung dari Allah SWT. Pada ibadah lain tidak ada perintah yang spesifik tentang perbekalan. Hal ini berawal dari kafilah haji dari Yaman yang tidak berbekal sama sekali, ketika ditanya mereka menjawab: “Kami orang yang bertawakal”, maka turunlah firman Allah surah al-Baqarah ayat 197. Hal inilah yang menjadi inspirasi bagi penulis buku ini, tidak hanya bekal material tapi fenomena, prosesnya, dzohiriah dan batiniahnya juga perlu disiapkan. Buku ini sangat penting dan bermanfaat khususnya bagi jamaah haji reguler yang dibahas lebih fokus dalam buku ini, karena memang ada perbedaan yang signifikan antara Haji Reguler dan Haji Khusus. Maka sangat penting agar buku ini menjadi ikhtiar untuk menambah bekal persiapan haji. Melalui bekal yang cukup kita bisa lebih tenang, lebih khusyu’, dan menjadi haji yang mabrur. Semoga buku ini dapat menambah ketakwaan karena sebaik-baik bekal adalah takwa. Judul: Ingin Selalu Dekat Rakyat ISBN: 978-602-53672-9-8 Penulis: Zaenuddin HM Ukuran: 14 x 21 cm Tebal: 220 Tahu: 2020 Harga: Rp. 92.700 Sinopsis: Orang bijak mengibaratkan perjalanan hidup seperti roda pedati yang terus berputar. Ketika kita di bawah kita tidak boleh kehilangan harapan. Sebab kita boleh bermimpi, kapan-kapan kita berada di atas. “I have a dream”, kata Marthin Luther King Jr (1963), yang karena mimpi itu memotivasi perjuangannya bagi penegakkan hak-hak sipil dan ekonomi serta penghapusan rasisme terhadap orang-orang berkulit hitam di Amerika Serikat. Perjuangan ini menghantarkannya menjadi penerima hadiah Nobel Perdamaian. Tetapi ketika berada di atas, rendah hatilah dan jangan sombong, seperti dipetuahkan ayah Baihaki sendiri. Karena itu janganlah membawa-bawa kedudukan dalam pergaulan antar manusia, karena jabatan itu bersifat sementara. |
Tentang KamiKami mempunyai pengalaman berpuluh tahun dalam dunia penerbitan, kami yakin dan percaya dengan pengalaman tersebut dapat menjembatani anda sebagai Penulis akan kepuasan dan kualias buku yang diterbitkan. Kategori
All
|










