Judul: Menuju Timika yang Menyala ISBN: - Penulis: Alfian Akbar Balyanan Ukuran: 13 x 19 cm Tebal: 120 halaman Tahun: 2026 Harga: Rp. 0,- Sinopsis: "Quo Vadis"—sebuah frasa Latin klasik yang berarti "Kemana engkau pergi?"— adalah pertanyaan paling relevan yang harus kita ajukan hari ini ketika membicarakan nasib Tanah Papua. Pertanyaan ini bukan sekadar retorika kosong, melainkan sebuah gugatan atas arah sejarah yang sedang kita ukir bersama pasca-pemberlakuan Otonomi Khusus Jilid II. Papua hari ini berdiri di persimpangan jalan yang penuh paradoks. Di satu sisi, negara telah memberikan landasan hukum melalui Undang-Undang Otonomi Khusus yang dimaksudkan sebagai instrumen afirmasi, proteksi, dan pemberdayaan bagi Orang Asli Papua (OAP). Di sisi lain, setelah lebih dari dua dekade perjalanan otonomi ini, kita justru dihadapkan pada realitas birokrasi yang semakin gemuk, regulasi yang saling mengunci, dan kesejahteraan rakyat yang belum berbanding lurus dengan besarnya kucuran dana yang diturunkan. Sebagai wakil rakyat yang berinteraksi langsung dengan konstituen di Kabupaten Mimika, saya merasakan adanya disorientasi dalam implementasi kebijakan pusat di daerah. Niat baik untuk membangun Papua seringkali tersendat oleh tembok tebal bernama "inkonsistensi regulasi". Kita melihat bagaimana label Lex Specialis (hukum yang bersifat khusus) yang seharusnya menjadi senjata pamungkas Papua untuk melompat maju, justru seringkali tumpul ketika berhadapan dengan aturan sektoral kementerian.
0 Comments
Leave a Reply. |
Tentang KamiKami mempunyai pengalaman berpuluh tahun dalam dunia penerbitan, kami yakin dan percaya dengan pengalaman tersebut dapat menjembatani anda sebagai Penulis akan kepuasan dan kualias buku yang diterbitkan. Kategori
All
|






